Potong rambut mulu, masih
pendek kok uda di potong? Jembut tuh di perhatiin dong. Sampe gimbal gitu.
Pamer! Rambut yang keliatan
aja yang dirawat supaya orang liat. Nasib rambut yang nggak terlihat gimana? Pernah
juga nggak di kerimbat?
Nggak adil kan? Jembut pasti merasa di-anaktirikan. Saat
rambut sedang keramas pernah nggak dia ikut dikeramasin? Nggak kan? Dia menangis!
Saat rambut disisir, pernah
nggk jembut di sisirin?
Nasib jembut tak ubahnya bulu
ketiak. Sama-sama mendapat diskriminasi. Rambut seperti mereka juga mahkota. Tiak
pantas berdiri di kasta terendah.
Mereka rambut sari kasta
terendah , tetap bisa tumbuh di tempat yang lembab walau tak dapat sinar
matahari untuk bertahan hidup.
Maka dari itu, mulilah
merawat Jembut dan bulu Ketiakmu, dan janganlah pilih kasih. Sesungguhnya kelak
mereka itulah yang akan menolongmu.
Contohlah tukang PunkAce (baca: pangkas). Walau ditakdirkan
jadi anak punk, ia tetap tukang PunakAce putra dari bapak Somadi dan Ibu Hartati.
Cerita sebelum ini dan
sesudah ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama, watak tmpat, waktu
dan peristiwa hanya kebetulan saja