THANKS FOR VISIT MY BLOG!!!!!!!!!!

THANKS FOR VISIT MY BLOG!!!!!!!!!!, saya harap kalian terhibur dengan cerita saya. keep RAWR dude!!! Have a nice day :)

Selasa, 08 November 2011

Cadangan Kamu Masih Empat


Kemarin saya liat di internet bahwa perbandingan cowok dan cewek di dunia ini 1:5. Saya setengahnya gak percaya dan setengahnya lgi percaya.sya melanjutkan baca di internet. “Jadi, sudah jelas kita-para-cowok-,seenggak-nggaknya berpeluang untuk ngedapetin lima cewek. Anggap saja kamu pernah di tolak seorang cewek. Nngak usah putus asa. Masih ada empat cadangan buat anda.”

Duh tolol banget gitu pendapatnya -_-

“Oh, berati saya masih punya cadangan empat nih.” Mukanya Asbin berseri-seri, seneng banget kelihatannya.

"Waktu SMP dulu dia baru aja menerima penolakan dari Rani,cewek pujaannya.

“Rani, kamu mau nggak jadi pacar saya? Kata Asbin,bukan kata saya, waktu itu, di sms.

“maaf bin, kayanya kita temenan aja deh,” jawab si Rani. Kata-kata seperti ini yang sering meruntuhkan kegarangan,kemaskulinan,dan kekulian seorang pria. Hancur hati berkeping-keping, serasa hidup tak bermakna. Nggak jarang banyak kasus yang bunuh diri minum es cendol 500 gentong gara-gara ditolak. Mati kembung dengan kondisi tragis: cendol meler dari hidung.

Asbin-yang saya kenal-bukanlah orang yang mudah putus asa seperti itu. Nggak akan menyerah kalo hanya dengan kata “kita temenan aja deh”. Dia melancarkan jurus maut: rayuan gombal warisan para dewa khayangan, dia pun bilang, “COBAIN DULU DEH, SEMINGGU ATO DUA MINGGU, KALO KAMU NGGAK SUKA,BOLEH PUTUS KOK. GIMANA?”

Dueng!

Wah, yang bener aja Mas! Di tolak kok nawar.

Sepertinya, Rani menyadari benar betapa bahayanya pacaran dengan orang yang suka nawar seperti Asbin. Dia pun bilang “saya lagi suka sama seseorang”
Pupuslah harapan Asbin.

Dengan langkah woles, dia berjalan menuju saya dan teman-teman yang gak sabar nunggu ceritanya. Mencoba untuk tetap tersenyum, padahal di hati pasti tak terperikan sakitnya. Kemudian, Asbin berkata, “Hidup saya hancur” sambil mencoba bunuh diri nelen 100 tusuk sate. Mati kenyang deh.
Kata-kata di internet tadi, mesikipun geblek, membuat Asbin menjadi optimis akan dua hal: masih ada cewek lain untuknya dan kebotakan di kepalanya akan segera berakhir. Botak gara-gara mikir ditolak.

“buat kamu Cah,” Putu ngomong ke Cahyadi yang duduk di samping saya, “kamu udah gak ada harapan.”

“haaaa?” cahyadi bingung, saya lihat mukanya, tiba-tiba berubah menjadi bloon . bloon banget deh pokoknya.

“berapa kali kamu di tolak? Tujuh? Delapan ato sepuluh? Sadar diri dah,cadangan mu udah habis. Nggak ding! MINUS!” kata putu, memberikan penekanan lebih kepada kata “minus” seakan-akan meramalkan bahwa Cahyadi sampe akhir bangkenya bakal perjaka seumur hidup. Naudzubillahi min dzalik.

“sialan!” kata cahyadi

“saya ikut perihatin, Cah. Mulai sekarang beralihlah menjadi gay. Moga ada cowok yang mau sama kamu,” kata saya, biar cahyadi panas.
“beralihlah menjadi gay, SECEPATNYA, hehe.” Saya tertawa kecil.

“monyet!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar