Di warteg Bu Dewi aku bertemu denganmu....
Melihatmu, lalap jengkol di mulutku
membuatku sakau
Mau pipis nggak bisa, bokerpun aku tak mau
Aku terpaku dalam kekakuanku
Terpesona oleh rambutmu
Senyummu
Tubuh indahmu....
Bergetar hatiku melihat keningmu
Nonongnya 30 centi lebih maju
Seperti louhan yang kejedot pintu
Duh, tuhanku
Tolonglah hatiku yang sedang galau
Selalu bermimpi bercumbu
Saling tumpang tindih sampai lupa waktu
Ketika melek, baru kusadari kalau itu kucingku
Perutnya buncit lima minggu
Bidadariku
Aku cinta padamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar