Ada Empat
hal yang saya takutin dalam hidup saya. Pertama: nyentuh anjing, kedua: di
kejar anjing, ketiga: di gigit anjing, keempat: kawin sama anjing.
Inti dari
seluruh inti adalah: saya takut anjing.
Lebih
tepatnya saya nggk mau rabies. “anjing itu binatang yang setia, imut lagi”,
rata-rata orang yang suka anjing akan ngomong seperti itu kalo di tanya
alasannya pelihara anjing.
Saya heran
sama pecinta-pecinta anjing di seluruh dunia. Apa bagusnya seekor anjing? Suka
menggonggong, suka nggigit, suka ngiler, dan berkutu pula. Nggak ada
imut-imutnya. Satu-satunya keimutan dari mata saya sang pemerkosa binatang ini,
adalah gaya pipisnya: sangat akrobatik. Saya pernah nyoba, tapi malah air
pipisnya muncrat ke muka (coba aja sendiri)
Tau kan
jenis anjing bulldog-anjing kebo, liat bentuknya aja saya udah tahu kalo tuh
anjing kebanyakan nge-gym-berotot
banget, stress berkepanjangan-terbukti dengan kantung mata dan pipi yang meler nyampe ke bawah, dan
bantet-liat aja tingginya.
Jenis anjing
ini cocok di jadikan rica-rica, selain dagingnya tebal,sedikit slot,ingus yang
keluar dari idungnya adalah obat mujarab
untuk penderita varises pada mata. Oleskan saja pada mata maka varises anda
akan hilang (dan berangsur-angsur menjadi katarak).
Lah, jenis
anjing kaya gini, mana ada kesan imutnya.
Memang saya
akui, anjing adalah binatang yang setia.
Kayak di
komik Tintin, selalu ada Snowy yang
nggak jarang berperan sebagai pemecah kasus, Lessie, anjing yang suka nolong.
Atau Scobby, anjing parnoan dengan
tingkah gobloknya itu tapi sering banget jadi jagoan.
Entah gatau
kenapa saya nggak suka sama anjing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar